“Kuasai cara menjaga reputasi bisnis! Pelatihan online ini mengajarkan pentingnya transparansi dan trust dalam manajemen krisis.”

Transparency and Trust During Crises
Deskripsi Pelatihan:
Pelatihan ini dirancang untuk membekali para profesional dengan keterampilan dan strategi dalam membangun serta mempertahankan transparansi dan kepercayaan selama masa krisis. Dalam situasi penuh ketidakpastian, organisasi dituntut untuk menjaga kejelasan komunikasi, integritas kepemimpinan, serta kepercayaan antar tim dan pemangku kepentingan. Pelatihan ini akan mengupas cara membangun budaya keterbukaan, menyampaikan pesan krisis secara efektif, serta mengelola persepsi publik dan internal agar organisasi tetap kredibel dan stabil.
Manfaat Pelatihan:
- Memahami pentingnya transparansi dan kepercayaan dalam situasi krisis.
- Mampu menyusun strategi komunikasi krisis yang terbuka dan jujur.
- Mengembangkan kepemimpinan berbasis kepercayaan dan integritas.
- Meningkatkan kemampuan membangun empati dalam menyampaikan pesan sulit.
- Mengetahui cara merespons rumor dan disinformasi secara efektif.
- Memperkuat hubungan antara pimpinan, karyawan, dan publik.
- Meningkatkan resiliensi organisasi melalui keterbukaan informasi.
- Mampu menciptakan budaya kerja yang suportif dan adaptif selama masa sulit.
Outline Pelatihan (8 Sesi):
Sesi 1: Memahami Krisis dan Dinamika Psikologisnya
- Jenis-jenis krisis dan dampaknya terhadap organisasi
- Respons emosional individu dalam situasi krisis
- Mengapa transparansi menjadi krusial dalam masa krisis
Sesi 2: Pilar Transparansi dalam Komunikasi Krisis
- Prinsip komunikasi yang jujur dan terbuka
- Waktu dan cara menyampaikan informasi krisis
- Menghindari efek negatif dari komunikasi yang ditahan
Sesi 3: Membangun dan Menjaga Kepercayaan
- Dimensi kepercayaan dalam hubungan kerja
- Peran konsistensi dan akuntabilitas
- Studi kasus: Kepercayaan yang hilang karena miskomunikasi
Sesi 4: Peran Kepemimpinan dalam Menciptakan Kepercayaan
- Gaya kepemimpinan yang efektif saat krisis
- Transparansi dalam pengambilan keputusan sulit
- Memimpin dengan empati dan keberanian moral
Sesi 5: Strategi Komunikasi untuk Stakeholder Internal dan Eksternal
- Menyusun narasi krisis yang kredibel
- Komunikasi dua arah dengan karyawan dan publik
- Mengelola media sosial dan saluran komunikasi resmi
Sesi 6: Menangani Misinformasi dan Ketakutan
- Deteksi dan respon terhadap rumor internal
- Pendekatan berbasis fakta dan empati
- Teknik menghadapi pertanyaan sulit dari publik/karyawan
Sesi 7: Membangun Budaya Transparan dalam Organisasi
- Kebijakan dan praktik keterbukaan informasi
- Mendorong feedback dan dialog terbuka
- Peran HR dan komunikasi internal dalam mendukung transparansi
Sesi 8: Rencana Tindakan dan Simulasi Krisis
- Merancang skenario komunikasi krisis
- Role-play penyampaian pesan sulit kepada tim
- Refleksi dan evaluasi rencana tindak lanjut
Metode Pelatihan:
- Presentasi Interaktif
- Studi Kasus / Role-play
- Diskusi Kelompok / Project
Peserta yang Disarankan:
- Divisi: Manajemen Krisis, Komunikasi Korporat, Human Capital, Public Relations, Kepemimpinan Eksekutif
- Jabatan: Manajer, Supervisor, Leader Tim, Direktur, Kepala Divisi, Communication Officer, HRBP
Info dan Pendaftaran:
📱 WA: 0813 1123 7975
📱 WA: 0812 1063 4757
Tags: transparansi organisasi, kepemimpinan saat krisis, komunikasi krisis
